Mamanya Adit

Adit diundang pesta ulang tahun di rumah seorang temannya. Baru saja kami memasuki halaman; yg punya rumah menyapa dgn hangat; Eh Adit, ayo masuk.. ini mamanya Adit ya? Kenalkan saya mamanya Ian.Saat mau duduk, beberapa ibu lain menyapa; Mamanya Adit ya? Saya mamanya Putri. Yang ini mamanya Tia. Wah, baru ketemu sekarang ya..maklum deh, yg … Continue reading Mamanya Adit

Advertisements

Beda

Konon, anak perempuan lebih kalem daripada anak laki-laki. Dulu saya enggak percaya hal itu, sebab aktif atau tidaknya seorang anak saya pikir harusnya berdasarkan keturunan. Artinya kalau orang tuanya kalem, ya pasti anaknya kalem. Cuma, melihat kedua anak saya yg berbeda sifat, mau gak mau saya jadi setuju dgn mitos di atas. Saat umurnya dua … Continue reading Beda

Stubborn

Ternyata saya punya dua anak yg keras kepala; salahkan saya sebagai pembawa gen ini, hehe.. Sejak Sekar mulai lebih jelas mengucapkan kata-katanya, saya mulai kewalahan dgn sikap keras kepalanya yg kadang masih diikuti dengan sifat tantrum-nya. Dulu Adit pun begitu, cuma dgn bertambahnya usia, dia bisa sedikit toleran meski tetap suka ngatur’ Salah satu permainan … Continue reading Stubborn

Mau Puasa

‘Bu, besok Adit mau puasa..bangunin sahur ya’. Saya terharu sekaligus kuatir bhw dia belum mampu utk puasa. Jadi saat makan sahur, saya bilang bhw kalau dia lapar dan haus boleh buka. Paginya, saat bersiap berangkat sekolah, saya menawarinya sarapan tapi ditolaknya. Begitu juga pas pulang sekolah, dia cuma minta minum air putih. Saya mulai kuatir … Continue reading Mau Puasa

Empat

Dapat tag ini dari Ivana. Setelah dikerjakan ternyata mayoritas jawaban saya berorientasi pd anak-anak, maka rasanya lebih pas diletakkan di sini ketimbang di blog yg satunya.So, here they are:Empat KerjaanMenyiapkan nak-anak sebelum berangkat sekolahMengantar-jemput sekolahMain sama Adit dan SekarMembikin postingan dan blogwalkingEmpat Tempat TinggalJakarta – saat TK sampai SDMakassar – waktu SMP dan SMADenpasarJogja (dua-duanya … Continue reading Empat

Nice Moments

Tiba-tiba muncul ide untuk menempel whiteboard supaya Adit dan Sekar bisa mengekspresikan hobi corat-coretnya, sembari menyelamatkan tembok rumah yang mulai kehabisan space buat digambari. Masing-masing punya satu, supaya enggak rebutan. Ternyata mereka seneng banget. White board tipis, murah meriah ini bisa buat tempat gambar, belajar menulis, diskusi imajinasi, dan banyak lagi. Sayang, nggak ada spidol … Continue reading Nice Moments