Kenapa Pakai Celana Dalam?

Terbalik dengan di sini yang makin hari makin perlu menutup bagian-bagian tubuh (dalam cuaca sepanas ini), di barat justru makin hari makin tidak perlu menutupnya (dalam cuaca sedingin itu). Di zaman Queen Victoria, celana dalam perempuan berupa kolor sepanjang betis yang dibuat dari katun tebal berwarna putih. Di zaman Victoria Beckham, celana dalam perempuan dinamakan Thong (atau G-string) yang — kalau bisa disebut celana dalam – hanya terdiri dari serat Lycra berbentuk tali-tali. Tentu saja bagi yang belum terbiasa, perlu beberapa hari untuk merasa nyaman dengan bagian selangkangan yang terganjal. Saya sendiri tidak yakin sebenarnya apa fungsi Thong, karena ia tidak menutup pun membuka bagian pribadi Anda, tapi saya kira Thong sangat cocok untuk dipakai dalam iklim tropis kita. Bukankah celana dalam biasa hanya membuat Anda keputihan?

Balik lagi ke pertanyaan awal saya, kenapa pakai celana dalam?

Kilas balik perjalanan celana dalam. Bukankah mereka diperkenalkan oleh bangsa-bangsa yang kita sebut penjajah? Orang barat, Londo, Bule.. apa pun namanya! Bayangkan suatu keadaan di masa lampau di seluruh nusantara dimana penduduknya enggak repot-repot mengenakan celana dalam. Relief-relief pada candi-candi bersejarah kita pun memperlihatkan ketelanjangan sebagai bagian dari budaya. Tentu saja hal ini tidak berhubungan dengan amoralitas – tapi trend mode saat itu mungkin benar-benar dipengaruhi oleh cuaca panas negara kita.

Terus kenapa kita tiru-tiru orang-orang barat yang kita maki-maki bermoral rendah itu? Bangsa yang sering disederhanakan sebatas film biru itu? Kalau ketelanjangan sejatinya adalah bagian dari budaya kita, kenapa musti pakai celana dalam?

Lucunya, saya enggak merasa risih dengan bule-bule Kuta yang tengkurap telanjang pantat di bawah terik matahari. Justru saya sering merasa risih kalau lihat orang yang berpakaian lengkap tapi pada waktu duduk atau membungkuk, garis pinggang jeansnya melorot sementara garis pinggang celana dalamnya mencuat dengan bebasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s