BARAT SETENGAH TIMUR

Setelah menulis “Timur Setengah Barat” saya teringat hasil ngobrol-ngobrol dengan sejumlah teman asing. Dari mereka saya tahu bahwa orang barat juga ketimur-timuran, Misalnya: Orang barat sangat antusias mencoklatkan kulitnya supaya mirip dengan orang timur. Mungkin dengan tanning cream, tanning lotion, memanggang dirinya di dalam sejenis kapsul seukuran peti mati, bahkan – kalau ada yang ingat … Continue reading BARAT SETENGAH TIMUR

Advertisements

TIMUR SETENGAH BARAT

Seorang teman pernah bilang saya kebarat-baratan sebab judul-judul tulisan saya hampir semuanya berbahasa Inggris. Waktu itu, untuk membela diri, saya jawab sekenanya – pakai bahasa Inggris supaya efisien saja. Tapi kemudian saya bertanya-tanya sendiri, iya..kenapa ya saya lebih suka memakai bahasa Inggris ketimbang bahasa saya sendiri. Mungkin saya memang orang timur yang kebarat-baratan?Saya tidak menemukan … Continue reading TIMUR SETENGAH BARAT

LEARNING (NOT ONLY) BY DOING Part 2

Mempelajari teknik-teknik bercinta jauh lebih mudah daripada mempraktekannya, saya sadari itu. Segala macam materi yang menyajikan teknik-teknik bercinta, baik yang bermutu bagus maupun yang bermutu sampah, semua tersedia dalam berbagai format. Namun begitu sampai pada meminta pasangan bersama-sama mempraktekannya, wah… sepertinya kebanyakan orang memilih untuk menyerah saja dan menyimpan teknik-teknik yang didapatnya di otak untuk … Continue reading LEARNING (NOT ONLY) BY DOING Part 2

COPYRIGHTS OR RIGHTS TO COPY?*

Lihat gelang karet berwarna-warni yang populer itu? Armband, begitu benda itu disebut, menjadi trend sejak kira-kira setahun yang lalu. Salah satu pemrakarsanya adalah Lance Armstrong, pembalap sepeda Amerika yang menderita kanker prostat. Bekerja sama dengan Nike, dia menggalang dana untuk penelitian dan penyembuhan kanker dengan menjual armband berwarna kuning bertuliskan Live Strong seharga satu dollar. … Continue reading COPYRIGHTS OR RIGHTS TO COPY?*

SINGLE OR NOT SINGLE, THAT’S THE QUESTION.

Ada dua tipe lajang. Pertama, lajang yang PD dengan statusnya, kedua lajang yang gelisah dengan kelajangannya. Saat ini kelihatannya jumlah tipe yang pertama masih lebih sedikit dari jumlah tipe yang kedua.Beberapa orang memutuskan untuk melajang. Alasannya bermacam-macam, mulai dari masih ingin bebas, masih ingin melihat dunia, mewujudkan cita-cita, sampai merasa lebih mapan walau tanpa pasangan. … Continue reading SINGLE OR NOT SINGLE, THAT’S THE QUESTION.